Memahami Guna Serta Tipe Control Valve Pada Perlengkapan Berat

Dalam suatu perlengkapan berat peranan control valve sangatlah berarti. Control valve pada perlengkapan bermanfaat buat mengendalikan sistem hidrolik supaya bisa bekerja sebagaimana mestinya. Kemudian apa sih guna serta tipe control valve pada perlengkapan berat?

Pada perlengkapan berat menggunakan hidrolik sebab sanggup menciptakan tenaga yang besar dengan tenaga yang kecil. Tidak hanya itu keamanan serta keselamatan sistem hidrolik pula lebih terjamin. Tidak hanya itu nyaris seluruh perlengkapan berat menggunakan sistem hidrolik ini walaupun terdapat yang dikombinasikan dengan sistem mekanikal.

Dalam suatu rangkaian sistem hidrolik dibutuhkan sebagian komponen salah satunya control valve. Walaupun dalam kerjanya, control valve masih diklasifikasikan jadi sebagian tipe. Tipe control valve ini disesuaikan dengan kebutuhan pada rangkaian sistem hidrolik. Buat lebih jelasnya menimpa control valve baik guna serta tipe hendak dibahas lebih lengkap pada postingan berikut ini.

Guna Control Valve

Control valve pada perlengkapan berat berperan buat mengendalikan aliran minyak pada sistem hidrolik. Tetapi secara lebih khusus guna control valve terdapat 3 ialah: Distributor Valve

1. Menaikkan Tekanan Minyak Fluida

Guna control valve yang awal merupakan menaikkan tekanan minyak fluida. Sesungguhnya guna utama yang menaikkan tekanan fluida merupakan pompa hidrolik. Tetapi control valve pula bisa menaikkan tekanan fluida meski dalam keseriusan yang kecil. Control valve hendak mempersempit ruang aliran sehingga menimbulkan tekanan fluida hendak bertambah.

2. Mengendalikan Jumlah Minyak Fluida

Guna control valve yang kedua merupakan mengendalikan jumlah minyak fluida yang dihisap oleh pompa hidrolik serta digunakan selaku kerja sistem hidrolik pada perlengkapan berat. Control valve disini berfungsi selaku keran yang hendak membuka serta menutup aliran fluida serta membenarkan fluida yang mengalir ke power cylinder cocok dengan kebutuhan.

3. Mengendalikan Arah Aliran Minyak Fluida

Buat sistem hidrolik yang terdiri dari sebagian saluran, hingga control valve hendak membuka serta memusatkan aliran fluida ke sistem hidrolik yang memerlukan. Selaku contoh power cylinder yang bekerja merupakan bagian tilt cylinder, hingga fluida hendak ditunjukan mengalir ke bagian tilt cylinder.

Tipe Control Valve

Bersumber pada sebagian guna diatas hingga control valve terdiri dari sebagian tipe. Buat lebih jelasnya berikut ialah ulasan menimpa tipe control valve.

1. Pressure Control Valve ataupun Katup Pengontrol Tekanan

Pressure control valve ialah salah satu tipe control valve yang mempunyai guna selaku katup pengontrol tekanan. Metode mengendalikan tekanan fluida pada pressure control valve merupakan dengan mengembalikan seluruh ataupun sebagian fluida ke dalam tangki apabila tekanan didalam sistem hidrolik melebihi standar.

Pressure control valve lebih diketahui dengan nama relief valve. Relief valve ini berperan buat menghalangi tekanan maksimum pada sistem supaya tidak terjalin kehancuran pada sistem semacam macet, dibakar, ataupun bocor pada sambungan. Relief valve hendak mengembalikan fluida ke dalam tangki dikala pengaturan tekanan tercapai.

Pengaturan relief valve ini memakai pegas ataupun spring. Terus menjadi kokoh tekanan pegas hingga terus menjadi besar tekanan maksimum pada sistem begitu pula kebalikannya. Oleh sebab itu umumnya pada relief valve disedikan skrup pengatur tekanan.

Apabila tekanan masih dibawah standar hingga fluida belum sanggup mengalahkan kekuatan pegas. Kala tekanan mulai naik hingga fluida hendak mengalahkan pegas sehingga saluran hendak terbuka serta menimbulkan sebagian fluida hendak mengalir kembali ke tangki.

Home/ sistem hidrolik/ teori perlengkapan berat

Memahami Guna Serta Tipe Control Valve Pada Perlengkapan Berat

Baca Juga : Mengapa Kami Membutuhkan Berita Game

Control Valve- Dalam suatu perlengkapan berat peranan control valve sangatlah berarti. Control valve pada perlengkapan bermanfaat buat mengendalikan sistem hidrolik supaya bisa bekerja sebagaimana mestinya. Kemudian apa sih guna serta tipe control valve pada perlengkapan berat?

Pada perlengkapan berat menggunakan hidrolik sebab sanggup menciptakan tenaga yang besar dengan tenaga yang kecil. Tidak hanya itu keamanan serta keselamatan sistem hidrolik pula lebih terjamin. Tidak hanya itu nyaris seluruh perlengkapan berat menggunakan sistem hidrolik ini walaupun terdapat yang dikombinasikan dengan sistem mekanikal.

Dalam suatu rangkaian sistem hidrolik dibutuhkan sebagian komponen salah satunya control valve. Walaupun dalam kerjanya, control valve masih diklasifikasikan jadi sebagian tipe. Tipe control valve ini disesuaikan dengan kebutuhan pada rangkaian sistem hidrolik. Buat lebih jelasnya menimpa control valve baik guna serta tipe hendak dibahas lebih lengkap pada postingan berikut ini.

Guna Control Valve

Control valve pada perlengkapan berat berperan buat mengendalikan aliran minyak pada sistem hidrolik. Tetapi secara lebih khusus guna control valve terdapat 3 ialah:

guna control valve

1. Menaikkan Tekanan Minyak Fluida

Guna control valve yang awal merupakan menaikkan tekanan minyak fluida. Sesungguhnya guna utama yang menaikkan tekanan fluida merupakan pompa hidrolik. Tetapi control valve pula bisa menaikkan tekanan fluida meski dalam keseriusan yang kecil. Control valve hendak mempersempit ruang aliran sehingga menimbulkan tekanan fluida hendak bertambah.

2. Mengendalikan Jumlah Minyak Fluida

Guna control valve yang kedua merupakan mengendalikan jumlah minyak fluida yang dihisap oleh pompa hidrolik serta digunakan selaku kerja sistem hidrolik pada perlengkapan berat. Control valve disini berfungsi selaku keran yang hendak membuka serta menutup aliran fluida serta membenarkan fluida yang mengalir ke power cylinder cocok dengan kebutuhan.

3. Mengendalikan Arah Aliran Minyak Fluida

Buat sistem hidrolik yang terdiri dari sebagian saluran, hingga control valve hendak membuka serta memusatkan aliran fluida ke sistem hidrolik yang memerlukan. Selaku contoh power cylinder yang bekerja merupakan bagian tilt cylinder, hingga fluida hendak ditunjukan mengalir ke bagian tilt cylinder.

Tipe Control Valve

Bersumber pada sebagian guna diatas hingga control valve terdiri dari sebagian tipe. Buat lebih jelasnya berikut ialah ulasan menimpa tipe control valve.

1. Pressure Control Valve ataupun Katup Pengontrol Tekanan

Pressure control valve ialah salah satu tipe control valve yang mempunyai guna selaku katup pengontrol tekanan. Metode mengendalikan tekanan fluida pada pressure control valve merupakan dengan mengembalikan seluruh ataupun sebagian fluida ke dalam tangki apabila tekanan didalam sistem hidrolik melebihi standar.

Pressure control valve lebih diketahui dengan nama relief valve. Relief valve ini berperan buat menghalangi tekanan maksimum pada sistem supaya tidak terjalin kehancuran pada sistem semacam macet, dibakar, ataupun bocor pada sambungan. Relief valve hendak mengembalikan fluida ke dalam tangki dikala pengaturan tekanan tercapai.

Pengaturan relief valve ini memakai pegas ataupun spring. Terus menjadi kokoh tekanan pegas hingga terus menjadi besar tekanan maksimum pada sistem begitu pula kebalikannya. Oleh sebab itu umumnya pada relief valve disedikan skrup pengatur tekanan.

Apabila tekanan masih dibawah standar hingga fluida belum sanggup mengalahkan kekuatan pegas. Kala tekanan mulai naik hingga fluida hendak mengalahkan pegas sehingga saluran hendak terbuka serta menimbulkan sebagian fluida hendak mengalir kembali ke tangki.

Pressure control valve ini dibagi jadi 3 tipe bersumber pada konstruksinya. Tipe pressure control valve tersebut yaitu

Jenis poppet ialah pressure control valve yang konstruksinya terdiri dari valve, spring, adjusting screw, beserta shim ataupun nut..

Jenis piston ialah pressure control valve yang konstruksinya terdiri dari piston.

Jenis Pilot ialah katup pressure control valve ini sama dengan jenis poppet dalam melepaskan tekanan oli hendak namun berbeda dikala akhir pembebasan olinya serta gampang dalam mengendalikan tekanan semacam mudahnya dikala melepaskan oli. Proses menaiknya tekanan hendak menimbulkan pilot valve terbuka sehingga tekanan pada balance chamber turun serta main valve bergerak ke kanan yang berikutnya membuka saluran yang lebih besar.

2. Flow Control Valve

Flow control valve ialah salah satu tipe control valve pada perlengkapan berat yang berperan buat mengendalikan aliran fluida yang masuk ke dalam aktuator. Aliran fluida yang mengalir ke dalam aktuator wajib dibatasi supaya kecepatan power cylinder bisa dibatasi cocok kebutuhan. Ada sebagian tipe flow control valve ialah:

Throttle Valve berperan buat mengalirkan fluida ke 2 arah tetapi arah kembali diperkecil. Throttle valve banyak digunakan pada power cylinder tipe lift.

Vacuum valve berperan buat menghindari terbentuknya kevakuuman pada sistem hidrolik. Vacuum valve terkadang diketahui dengan nama suction valve, intake valve, serta antivoid valve. Katup ini terletak antara actuator serta control valve.

Flow check valve ataupun flow reducing valve berperan buat kurangi jumlah fluida yang mengalir kedalam aktuator sehingga gerakan power cylinder melambat cocok dengan beban.

Flow divider valve berperan buat membagi aliran fluida jadi 2 arah yang mana salah satunya konstan.

Demand valve berperan buat mengendalikan aliran fluida yang masuk kedalam steering supaya senantiasa konstan.

Quick drop valve berperan buat mempecepat proses penyusutan blade kala control valve dalam posisi low dengan mengalirkan fluida dari cylinder head ke bottom cylinder.

3. Directional Control Valve

Directional control valve ialah salah satu tipe control valve yang digunakan pada perlengkapan berat. Katup ini digunakan buat mengendalikan serta memusatkan gerakan aktuator. Metode pengontrolan pada katup directional control valve merupakan dengan merubah arah ataupun memutus aliran fluida.

Dalam pemakaian directional control valve terdiri dari sebagian tipe ialah katup 3/ 2, katup 4/ 3, check valve. Tiap tipe katup mempunyai pemakaian yang berbeda- beda ataupun disesuaikan dengan kebutuhan.

Katup 3/ 2 mempunyai makna bahwasanya

pada katup tersebut mempunyai 3 buah lubang dengan 2 posisi. Sedangkan itu katup check valve cuma hendak mengalirkan fluida pada satu arah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *