Kekurangan Semikonduktor Harus Diatasi Dengan Perintah Eksekutif

Presiden Joe Biden sibuk sejak dia pertama kali menjabat bulan lalu. Sekarang, Presiden ingin meringankan kekurangan semikonduktor global menurut Engadget (via Bloomberg). Melalui “langkah-langkah agresif”, pemerintahan Biden berupaya memperbaiki masalah ini. Berikut ulasan selengkapnya, dan jika anda ingin mengikuti terkait berita Tekno terkini dan perkembangannya, anda dapat mengikuti situs Teknoflas di website teknoflas.com.

Kekurangan chip mempengaruhi banyak industri. Kekurangan chip memengaruhi industri otomotif, industri smartphone, dan bahkan industri game. Akibatnya, banyak produk teknologi yang diantisipasi tidak dapat memenuhi permintaan.

Presiden Biden “diharapkan untuk menandatangani perintah eksekutif yang mengarahkan tinjauan rantai pasokan di seluruh pemerintah untuk barang-barang penting.” Semoga ulasan ini dapat menyelesaikan banyak kendala dalam produksi teknologi.

Sejak pandemi dimulai, semakin banyak orang di seluruh dunia yang perlu bekerja dan belajar dari rumah. Akibatnya, permintaan tablet, laptop, dan game meroket. Selain itu, permintaan ponsel cerdas juga terpengaruh.

Banyak pabrikan teknologi belum mampu memasok pasar dengan produk mereka yang akan datang. Misalnya, PlayStation 5 dari Sony telah diminati sejak saat itu. Namun berkat kekurangan chip, Sony belum dapat memenuhi permintaan konsol baru.

Perusahaan semikonduktor seperti Qualcomm telah memperingatkan bahwa mereka sedang berjuang untuk memenuhi permintaan smartphone. Pada awal pandemi, pesanan chip runtuh. Tapi, seiring berjalannya waktu dan semakin banyak orang mulai bekerja dan belajar dari rumah, permintaan akan teknologi baru meningkat.

Kekurangan semikonduktor sedang ditangani oleh Administrasi Biden
Pemerintahan Presiden Joe Biden sedang mencari untuk mengidentifikasi titik-titik tersedak dalam rantai pasokan. Dengan mengidentifikasi titik choke, administrasi dapat meringankan kekurangan saat ini. Administrasi juga akan mempertimbangkan untuk menciptakan insentif baru untuk membantu.

Insentif ini bertujuan untuk membawa manufaktur chip ke Amerika Serikat. Eksekutif puncak dari pembuat chip seperti Intel dan Qualcomm mendesak Administrasi untuk mendanai inisiatif ini. Sampai sekarang, tidak jelas apa saja yang termasuk dalam insentif ini.

Rencana untuk mengatasi kekurangan chip ini adalah rencana yang disambut baik. Semakin lama pandemi ini berlangsung, semakin tinggi pula permintaan akan teknologi. Gamer akan senang jika kekurangannya sudah berakhir. Saat itu mereka akan lebih mudah mendapatkan konsol favorit baru mereka.

Permainan telah mengalami ledakan besar sejak pandemi. Baik Microsoft dan Sony telah berjuang untuk menyediakan perangkat keras game baru mereka. Berkat pembaruan dan peringatan restock pelanggan yang beruntung bisa mendapatkan konsol mereka. Mudah-mudahan, scalping konsol akan berakhir juga saat kekurangannya selesai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *